Showing posts with label IG-SUNGAI. Show all posts
Showing posts with label IG-SUNGAI. Show all posts
Monday, April 6, 2009
KIRANYA - Johnson Yakut
Kiranya bunga sena ini
seringan angin
akan kusisipkan
rinduku
pada jejurainya
Kiranya mega berarak ini mengerti
akan kuuntaikan
sekalung bisik
buat gugur bersama hujan
di depan jendela kamarmu
Kiranya riak ini
hanyut seperti air surut
akan kuhulurkan
rindu yang terbuku ini
Kiranya aku kabus
yang tak pernah kering
akan kuistirahatkan kesejukan
di kelopak matamu
Kiranya siang ini
tak dijenguk malam
kembara kita akan lebih lama
tanpa sekilas jemu
meniti rasa
Namun segalanya
bagai gerimis basah
belayar diheret silau.
Johnson Yakut
Mukah
Labels:
1993,
GB-NARATIF,
IG-ALAM,
IG-SUNGAI,
P-JOHNSON YAKUT,
S-6,
T-ALAM
SUNGAI NYALAU - Nurul Aminuddin
Sungai Nyalau
senyum alirmu tak seranum silam
hening beningmu tak lagi sehalus sutera
lenggang semilangmu tak sesantun kelmarin
mimpi indahmu tak lagi ceria
semalam taufan memenggal lenamu.
Sungai Nyalau
kulihat di tebingmu membisul nanah
memecah ngalir hanyir deras dan marah
lalu mengarus tajam umpama halilintar
menujah segenap ruang dasar
luka mercik ke muara.
Sungai Nyalau
tragedi penderaanmu tak bertepi
gergasi bernama pembangunan rakus meratah
memamah rimbun hulumu tanpa perikealaman
jerit tangismu tenggelam ditelan gelombang haloba
biar sendu pilumu membelah belantara kola batu
tidak bisa melebur hati di kamar dingin
dan aku di sini nanar bertanya
mana teledera untukmu?
Nurul Aminuddin
Kg. Nyalau, Miri
Labels:
1993,
GB-NARATIF,
IG-SUNGAI,
N-MARAH,
P-NURUL AMINUDDIN,
S-3,
T-ALAM,
T-SUNGAI
Sunday, April 5, 2009
HANYA POHON YANG REDUP ITU - Desmond Manja Gasan

di tebing sungai ini
pepohon reduplah yang tahu
pepohon reduplah yang tahu
rahsia runtuhan pepasir itu
kalau air menghempas akar-akar
kalau air menghempas akar-akar
meledak gelora ke tebing hijaunya
hanya pohon reduplah yang tahu
.
.
apakah batu-batu masih seperti dulu
kekal menahan luka
atau benarkah sudah sekian lama
atau benarkah sudah sekian lama
ia memesrai akar dan batu
maka tidak lagi terdengar khabar
maka tidak lagi terdengar khabar
tidak lagi terjerit pedih
hanya pohon yang redup itu yang tahu!
Desmond Manja Gasan
Kanowit
Labels:
1999,
GB-SIMBOL,
IG-PASIR,
IG-POHON,
IG-SUNGAI,
N-KEINSAFAN,
P-DESMOND MANJA GASAN,
S-2,
T-ALAM
Subscribe to:
Posts (Atom)
